Legenda Jenggolo Manik

Minggu, 02 Mei 2010

-->
Kerajaan Sengguruh dan Kerajaan Jenggolo
Yang Hilang Tanpa Bekas
di Malang Selatan

oleh : Agung Cahyo Wibowo 
 

Pemandangan yang khas desa, sejuk dan banyak pepohonan rindang tepatnya di Desa Jenggolo, yang jaraknya 5 km dari kota Kepanjen, kearah Selatan, yang bisa ditempuh dengan naik dokar atau angkutan kota. 
1. Desa Sengguruh disebelah timur jalan raya.
2. Desa Jenggolo  disebalah barat jalan raya.

 Dari kedua desa diatas penulis mencoba menggali keganjilan daerah tersebut selama 4 tahun (2007), memang dari kerja penulis ini banyak hambatan karena sesepuh desa, juru kunci lama sudah meninggal tanpa meninggalkan sebuah buku catatan.

Dengan artikel ini maka akan coba penulis paparkan dua desa ini yang mempunyai mesteri sejarah. Dasarkan kebenaran ini kita lakukan dengan metode interview, melihat bukti fisik, menggunakan literatur dan metafisika : 

Pertama, adanya Peninggalan Benteng yang luas, yang tidak terawat dan disengaja dirusak masyarakat ddiambil batu batanya dalam jumlah puluhan truk diangkut keluar desa, bahkan tidak dilindungi oleh pemerintah setempat.

Kedua, penulis menjumpai pencurian peninggalan sejarah berupa alat-alat perang misalnya tombak, keris, perisai. Penulis melihat sendiri keris luk songo sangat istimewah bentuknya dan pamornya, bahkan dia menunjukan fotonya dan memperlihatkan dengan bangga sambil berkata "iki lo... mas fotone... yaopo....?", kami hanya menjawab "apik... isoh tak foto...pak", jawabnya "yo gak pareng ta mas...!". Justru dari sinilah penulis semakin yakin kejelasan tentang keberadaan kedua desa bersejarah ini, dari kabut kekaburan cerita.

Ketiga, Penulis banyak dongeng dari keluarga  (mbah, om, tante)  tentang makam sesepuh desa Jenggolo. (penulis katagorikan sebagai titik awal bahan pencarian data,  yang harus dijawab dan dibuktikan).

Keempat, Penulis sudah mengadakan pendekatan pada sesepuh desa sekitarnya (Obserfasi, data pembanding kwalitatif)