Dewan Kesenian Kab. Malang -DKKM-

Bayangkan Kabupaten Malang sebagai sebuah taman yang sangat luas. Di dalam taman ini, setiap sudutnya menyimpan "harta karun" yang tak ternilai harganya, mulai dari gemulainya tarian, harmoni musik gamelan, hingga cerita-cerita kuno dan karya seni leluhur. Namun, harta karun berupa identitas bangsa ini memerlukan penjaga agar tidak lekang oleh cepatnya perubahan zaman.

Di balik pelestarian ini, terdapat Dewan Kesenian Kabupaten Malang (DKKM). Sebuah lembaga yang dipercaya oleh Pemerintah Kabupaten untuk menjadi "Penjaga Harta Karun" kebudayaan kita. Tugas mereka bukan sekadar urusan administratif, melainkan memastikan agar seni dan budaya lokal tetap relevan dan memiliki daya tawar yang kuat di tengah arus modernisasi.

Sebagai penulis yang memiliki kegemaran blusukan ke situs-situs bersejarah, penulis merasa terpanggil ketika sebuah panggilan telepon datang dari rekan di pemerintahan. Penulis diajak untuk duduk bersama, berdiskusi dalam suasana yang hangat dan penuh canda dengan para tokoh seniman dari Turen, Sumberpucung, Pakisaji, Gondanglegi, Tumpang, Wajak, Dau hingga Singosari.

Meski pertemuan tersebut berlangsung santai khas masyarakat seni, di mana diskusi serius sering kali diselingi gelak tawa, wakaupun esensi yang dibicarakan sangatlah penting. Di sanalah saya menyadari bahwa bergabung dalam kegiatan seperti ini bukan sekedar berorganisasi, melainkan salah satu bentuk bakti kepada ibu pertiwi.

Sering kali kita bertanya, bagaimana cara mencintai ibu pertiwi di masa damai..? Melalui kacamata ilmiah, ketahanan sebuah daerah sangat bergantung pada seberapa peduli masyarakatnya terhadap sejarah dan identitas budayanya sendiri. Ketika identitas itu kuat, masyarakatnya akan tumbuh menjadi pribadi yang ramah, kreatif, dan memiliki jati diri.

Bagi penulis, menulis dan berpikir adalah "senjata" untuk membela bangsa. Dengan ikut serta dalam kegiatan-kegiatan lokal dan mendokumentasikan pemikiran para praktisi seni dan Budayawan di DKKM, kita sebenarnya sedang membangun sebuah "benteng" mental agar karakter khas orang Malang tidak luntur.

    Gambar penulis berada no 4 dari atas, sebelah kiri saat pelantikan digedung DPR 2021

    Akhirnya dari bendera Panji DKKM berkibar dengan didasari Surat Keputusan Bupati Malang No. 188.45/758/KEP/35.07.013/2021  akan menjadi sebuah simbol pembuktian atas tiga hal:





    ARTIKEL POPULER

    KELUARGA DALEM DHARMOREDJO

    KELUARGA DALEM DHARMOREDJO
    PILIH JUDUL DIBAWAH INI :