edisi kusus

edisi kusus
Klik gambar... untuk melihat cerita, silsilah, foto keluarga Darmoredjo

Kota Malang

Selasa, 17 Januari 2012

Sejarah Awal Pemerintahan  Malang 
" Mambeng "
oleh : Agung Cahyo Wibowo


Latar Belakang 

Penulis mencoba bercerita tentang sejarah awal pemerintahan Malang dari kacamata kepemerintahan Penjajah (Kompeni Belanda), informasi yang beredar masih sangat samar ( tentang cerita legenda daerah ). Nama Bupati Malang Gribik adalah julukan nama suatu daerah di Malang sebelah timur. 

Daerah Gribik punya pemahaman adalah nama desa yang dikembangkan pada masa islam mulai masuk Malang, yang diawali dari daerah selatan yaitu Kadipaten Sengguruh daerah Kepanjian.
Kadipaten Sengguruh saat pertengan abad 1523 adalah pusat pengendalian untuk Kerajaan Majapahit yang diperintah Raja Brawijaya V, sebagai upaya untuk mempertahankan "Kerajaan Hindu" dari pengaruh " Kerajaan Islam = Kerajaan Demak ",

Kepercayaan Besar diberikan Adipati " Arya Terung ", yang telah berhasil menaklukan Dermaga Besar di Kadipaten Pasuruan. Daerah yang sangat strategis dalam perdagangan dan banyak dikunjungi Saudagar Luar Negeri.

Legenda Gribik Malang

Dengan Masuknya Pengaruh Kerajaan Islam yang diabawah asuhan " Sunan Giri " dan akhirnya pengembangkan ke desa pinggiran KAdipaten Sengguruh di daerah Tepi sungai Brantas ( " Supit Urang " ), maka disinilah sekarang terkenal dengan nama desa " Kutho Bedhah " yang artinya mulainya kota malang.
Utusan dari sunan Giri yang di amanahkan pada putranya dan cantriknya untuk mengadakan pendekatan ke pusat Kerajaan Sengguruh. Penyebaan agama islam dilakukan oleh santri asuan dari Mbah Kyai Giri dan Mbah Kyai Gribik. Maka ditempat itu dibuatla surau kecil terbuat dari bambu dan blarak hasil gotong masyarakat supit urang, agar ustadnya mau tinggal.
Setelah perkembangan islam mulai diterima masyarakat, maka putra sunan giri pulang ke istana, sedangkan cantriknya menetap dan terus memberikan dakwah. 

Karena Ajaran bisa diterima oleh masyarakat Hindu disebabkan oleh :
1. Pelarangan melakukan Perbudakan Manusia
2. Ajaran yang Rohmatan Al-alamin (tidak suka peperangan)
3. Tidak ada Kasta Derajat manusia.

Ki Ageng Gribig = “Mbah Ruki” dikenal sebagai pembuka Malang “ kota “. Beliau putra dari Pengeran Kedawung yang juga salah seorang keturunan Lembu Niroto,
putra ketiga ( cicit ) dari Raja Brawijaya V yang memerintah Majapahit pada 1466-1478.
Raja Brawijaya XI (cicit). dikenal sebagai seorang ulama yang tersohor di Malang pada tahun 1650, yang merupakan salah satu murid kesayangan Sunan Kalijaga.



Proses Penulisan belum selesai.....


ingin tahu nama-nama Bupati Malang - sekarang