edisi kusus

edisi kusus
Klik gambar... untuk melihat cerita, silsilah, foto keluarga Darmoredjo

CANDI HINDU / BUDHA

Minggu, 17 Juni 2012


Ditulis : Agung Cahyo Wibowo


 PADA ABAD  IX/X  PADA TAHUN 888

                Selain Candi Badut peninggalan purbakala yang terdapat di daerah Malang adalah sebagai berikut :
3.       Candi Jago di daerah Tumpang
4.       Candi Singasari di daerah Singasari
5.       Candi Sumberawan di daerah Singasari
6.       Pemandian di Watu Gede.

Untuk lebih jelas marilah kita ikuti pembahasannya satu per satu


1.       CANDI SONGGORITI
Narasumber : Ki Hartono
Candi Hindu di Jawa abad 9

Candi Songgoriti terletak di desa Songgokerto kecamatan Batu kabupaten Malang.  Letaknya   ± 75 m arah selatan pemandian Songgoriti atau tempat di belakang hotel Songgoriti. Candi ini oleh penduduk setempat dinamakan juga candi EMPU GANDRING.

Candi Songgoriti diperbaiki kembali tahun 1938 sampai tahun Belanda. Bentuk yang sebenarnya tidak dapat dikembalikan seperti semula, karena banyak batunya yang hilang

Candi Songgoriti adalah candi yang didalamnya terdapat sumber air panas yaitu air belerang. Dahulu airnya keluar dari saluran yang terletak di ruangan candi.

Selanjutnya, air tersebut dikeluarkan melalui pipa yang berada di kaki candi. Sekarang sumber air panas itu di saluran hotel Songgokerto yang terletak di dekatnya.

Bangunan ini dibangun sekitar abad IX Masehi. Hal ini diketahui sewaktu penggalian di tengah sumur-sumuran ditemukan kotak berisi benda-benda yang disebut Peripih. Diantaranya berisi guntingan kertas emas yang bertuliskan kata-kata mantra. Dari bentuk huruf itu diperkirakan berasal dari sekitar abad IX masehi. Tetapi ada juga yang mengatakan bahwa candi Songgoriti sejaman dengan candi Badut.

Jaman dahulu, mendirikan bangunan di tempat sumber air yang dianggap keramat adalah suatu kebiasaan. Karena air yang dianggap keramat itu disamakan dengan Amerta.amerta adalah air yang dapat memberikan semangat hidp serta terhindar dari mati, oleh sebab itu candi songgoriti dapat disamakan dengan gunung MANDARA

Gunung Mandara adalah gunung suci menurut anggapan orang hindu, yang dipakai oleh para dewa untuk mengaduk lautan susu (SAMODRA MANDARA).  Guna mencari air Amertha. Gunung Mandara dipakai sebagai antan untuk mengaduk. Landasan yang dipakai adalh seekor kura-kura besar yang berjelmaan dewa wisnu, sedangkan tali untuk mengikat gunung Mandara adalah seekor ulat yang panjang dan besar penjelmaan dewa VAsuki (Basuki). Yaitu dwa dari para ular dan naga. Peristiwa pengadukan lautan susu itu kita dapatkan pada kitab Mahabarata bagian pertama yaitu adi Parwa.

Candi yang hanya berukuran 1.80 m2 ini tidak mempunyai tangga masuk. Karena ruangan yang terdapat di tengah candi memang kecil. Relung-relung dindingnya terdapat arca-arca Durgamahisasuramar dini. Sebelah barat berisi arca Ganesya . Pelung sebelah selatan hlang. Candi Songgoriti menghadap ke timur juga merupakan bangunan yang bersifat agama hindu